Kasubdit GTK MI/MTs Ditjen Pendis Kemenag RI Kunjungi MTsN 1 Kota

Kepala Sub Direktorat Bina Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Dr. Ainurrofiq Dawam, Jumat (10/09/2021) kemarin didampingi Kepala Seksi Tenaga Pendidik, Fardi Umar dan Kepala Seksi Guru, Masrujanto Usman pada Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo mengunjungi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo. Kunjungan tersebut di terima langsung oleh Kepala MTsN 1 Kota, Karjianto bersama Kaur Tata Usaha, Abdul Hakim Daud, bertempat di ruang kerja Kepala Madrasah.

Kasubdit GTK MI/MTs Ditjen Pendis Kemenag RI Kunjungi MTsN 1 Kota

Saat ditemui awak Humas, Ainurrofiq menjelaskan tujuan dirinya datang berkunjung di MTsN 1 Kota selain ingin melihat langsung perkembangan madrasah khususnya madrasah yang ada di Kota Gorontalo juga ingin mengecek langsung kegiatan madrasah ditengah pandemi Covid-19.

"Tujuan saya datang di madrasah ini selain sebagai silaturahmi sekaligus untuk menyebarkan virus positif terkait peningkatan mutu madrasah di semua lini terkait dengan peningkatan mutu guru ada beberapa hal yang perlu kita lakukan yakni pelatihan kepada guru dan pengembangan prosesi berkelanjutan," ungkapnya.

Kepala MTsN 1 Kota, Karjianto menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada Kasubdit GTK Kemenag RI yang telah menyempatkan dirinya hadir mengunjungi MTsN 1 Kota dan meninjau langsung laboratorium serta studio pembelajaran MTSN 1 GOTV. Tentu ini merupakan satu kehormatan dan kebanggaan bagi madrasah ini. Mudah mudahan atas kunjungan ini sinergitas antara Direktur GTK Kemenag RI dan MTsN 1 Kota Gorontalo dapat melahirkan guru berkualitas dan profesional kedepannya.

"Sekali lagi terima kasih atas kunjungannya di madrasah ini. Mudah mudahan keseriusan GTK dalam menjalankan program program kerjanya terutama dalam saat ini sedang melakukan atau sedang menjalin kerja sama dengan Word Bank atau yang disebut dengan madrasah reform dengan anggaran yang cukup besar untuk jangka waktu 5 tahun kedepan terwujud,” pungkasnya.