Kepala MTsN 1 Kota Berikan Apresiasi Kepada Tiga Siswanya Lakukan Vaksin C-19

Dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke 75 dan HUT Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Gorontalo yang ke 75, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo memberikan apresiasi yang sertinggi tingginya kepada tiga siswa madrasah yang melakukan vaksinasi Covid-19 (C-19). Dimana vaksinasi kali ini diberikan kepada anak berumur 12 sampai dengan 17 tahun, Rabu (01/09/2021), berlokasi di Mapolda Gorontalo.

Kepala MTsN 1 Kota Berikan Apresiasi Kepada Tiga Siswanya Lakukan Vaksin C-19

Kementerian Kesehatan menyatakan pemberian vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun dapat dilaksanakan di fasilitas kesehatan atau sekolah, madrasah, maupun pesantren. Kemenkes pun meminta pelaksanaan vaksinasi kepada anak pada usia tersebut di instansi pendidikan tersebut dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan atau Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat.

Karjianto saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, membenarkan diman tiga siswanya mengikuti vaksinasi yang digelar oleh Polda Gorontalo. Ketiga siswa madrasah ini menerima vaksin dosis pertama. Dan atas keberanian dan keyakinan ketiga siswa ini serta mendapatkan dukungan penuh dari orang tuanya tentunya harus di apresiasi yang setinggi tingginya sebab tidak gampang memberikan sebuah keyakinan kepada anak anak kisaran umur di bawah 17 tahun untuk di vaksin Covid-19.

"Selaku Kepala MTsN 1 Kota saya sangat merasa bangga dan mengapresiasi atas kkeyakinan dan keberanian ketiga siswa madrasah tersebut. Sebab untuk meyakinkan kepada mereka sangat tidaklah semudah yang kita fikirkan. Apalagi jika tanpa dukungan dari orang tua mereka sendiri," tuturnya.

Lanjut Karjianto mengatakan ketiga siswa MTsN 1 Kota yang pemberani ini adalah siswa yang sedang duduk dibangku kelas VII dan kelas VIII. Ketiga siswa tersebut yakni Muthia Khansa, Nurain Nabila Muhidin siswa kelas VII sementara Inayah adalah siswa yang sedang duduk di kelas VIII. Walaupun telah melakukan vaksinasi tetap menjaga protokol kesehatan yakni tetap memakai masker dan mencucii tangan dan selalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Jangan mentang mentang sudah divaksin lalu tak lagi menerapkan protokol kesehatan. Dan kiranya melalui kalian bisa meyakinkan kepada teman teman siswa madrasah lainnya yang belum vaksin, bahwa vaksin itu tak berbahaya bahkan hal ini dapat menambah kekebalan tubuh dan mencegah penularan virus C-19," tandasnya.