MTsN 1 Kota Gorontalo Laksanakan Vaksinasi Kepada Sejumlah Siswa

Sebagai salah satu wujud perlindungan terhadap imunitas para siswa menjelang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Civitas Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 tahap 1 dan tahap II kepada 315 siswanya. Kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan di Aula terpadu MTsN 1 Kota, Selasa (14/09/2021) kemarin.

MTsN 1 Kota Gorontalo Laksanakan Vaksinasi Kepada Sejumlah Siswa

Kepala MTsN 1 Kota Karjianto mengungkapkan bahwa kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Puskesmas Sipatana sebagai mitra Madrasah. “Program vaksinasi ini merupakan kali kedua bagi keluarga besar MTsN 1 Kota, dimana vaksin pertama yang di gelar yakni kepada para guru dan vaksin kedua ini dilaksanakan kepada para siswa," ungkapnya.

Karjianto menambahkan, pelaksanaan vaksin Covid-19 kepada para peserta didik madrasah khususnya MTsN 1 Kota bukan hanya mendapat dukungan dari kalangan para pejabat instansi perkantoran saja maupun pemerintah daerah/kota, akan tetapi juga mendapat dukungan dari para orang tua/wali dari para siswa madrasah.

Total keseluruhan siswa yang ada di madrasah ini berjumlah 1.214 siswa dan keseluruhan siswa yang ada di MTsN 1 Kota telah menyatakan siap di vaksin. Karena dilaksanakan bertahap, pada tahap ini 315 siswa madrasah telah di vaksin.

“Memang awalnya partisipasi para siswa madrasah terhadap vaksinasi sangat rendah sehingganya vaksinasi ini menjadi perhatian serius bagi kami di madrasah. Dan dengan berbagai cara telah dilakukan, seperti: video sosialisasi dari kepala madrasah dan video testimoni dari siswa yang telah divaksinasi Alhamdulillah mendapatkan jawaban baik dari para siswa itu sendiri maupun dari para orang tua/wali siswa bahwasanya mereka (para siswa red) siap untuk di vaksin yang berdasarkan pernyataan persetujuan dari orang tua/wali dari siswa itu sendiri,” ungkap Kepala MTsN 1 Kota Gorontalo kepada awak Humas madrasah.

"Insya Allah kedepan kita dari madrasah akan menjadwalkan kembali kegiatan yang sama bagi mereka (para siswa red) yang belum di vaksin. Saya berharap bagi siswa yang sudah di vaksin dapat menyampaikan bahwa vaksin Covid-19 itu bukan sesuatu yang menakutkan," kata Karjianto menambahkan.

"Walaupun demikian, pihak madrasah tetap menghormati keputusan para siswa yang belum melakukan vaksinasi karena ada siswa yang masih dalam keadaan sakit, bahkan ada yang masih dibawah dari batas umur yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 12 sampai dengan 17 tahun wajib di vaksin," pungkasnya lagi.