MTsN 1 Kota Lakukan TPA Kepada Calon Peserta Didik Baru Yang Lolos Lewat Jalur Tes

Usai melaksanakan sosialisasi kepada calon peserta didik baru yang lolos pada jalur prestasi tentang tata cara pendaftaran ulang, kini giliran calon peserta didik baru yang lolos pada jalur tes mengikuti seleksi tahap kedua yakni tes Potensi Akademik, Sabtu (12/06/2021) yang berlangsung di ruang Laboratorium Komputer dan Multimedia.

MTsN 1 Kota Lakukan TPA Kepada Calon Peserta Didik Baru Yang Lolos Lewat Jalur Tes
Suasana TPA bagi calon peserta didik baru MTsN 1 Kota Gorontalo.

Menariknya pada seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini adalah calon siswa dibagi menjadi dua Jalur seleksi yakni jalur prestasi dan jalur tes. Calon siswa yang lolos pada jalur prestasi tak lagi mengikuti seleksi tahap kedua namun langsung mendaftar kembali akan tetapi berbeda dengan mereka (Calon Siswa Red) yang lolos melalui jalur tes dimana calon siswa yang lolos di jalur tes akan kembali mengikuti tes tahap kedua yaitu tes potensi akademik menggunakan aplikasi CBT. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Findi Zakaria kepada awak Humas saat ditemui disela sela kegiatn seleksi.

Lanjut Findi mengatakan seleksi tahap kedua ini adalah merupakan lanjutan seleksi tahap pertama yakni tes  baca Al-Qur’an dan wawancara. Bagi mereka yang mengikuti jalur tes dan dinyatakan lolos selski tahap pertama maka mereka melanjutkan seleksi tahap kedua yakni tes TPA (Tes Potensi Akademik). Adapun tes TPA ini menggunakan aplikasi ujian CBT yang dibagi menjadi dua model tes yakni Tes Numerik dan tes skolastik dengan total soal yang dikerjakan oleh calon peserta didik berjumlah 40 soal.

"Soal yang disediakan oleh panitia pada seleksi tahap kedua ini berjumlah 40 soal yang dibagi dalam dua bentuk soal yakni soal numerik dan skolastik. Untuk soal numerik sendiri, panitia menyediakan alokasi waktu sebanyak 48 menit dengan 20 soal sedangkan untuk soal skolastik yang berjumlah 20 soal panitia menyediakan waktu sebanyak 12 menit." ujarnya.

"Untuk soal numerik tentu berisi soal matematika dasar berupa pembagian, perkalian, pembagian dan penjumlahan sedangkan untuk tes skolastik yakni tes padanan hubungan gambar, tes pengelompokan gambar dan tes identifikasi gambar. Sehingga antara soal numerik dan skolastik alokasi waktu pengerjaan soal pun berbeda,” tambah Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Findi Zakaria.