Mulai Hari ini ANBK di MTsN 1 Kota Digelar

Mulai Hari ini ANBK di MTsN 1 Kota Digelar

Kota, (kemenag.go.id) - Asesmen Nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Berdasarkan hal tersebut MTsN 1 Kota menggelar Asesmen Nasioonal Berbasis Komputer (ANBK) kepada 50 peserta, Senin (19/09/2022).

Hal ini selepas dihapuskannya sistem Ujian Nasional (UN) di jenjang pendidikan SMP/MI dan SMA/MA/SMK, sehingga terbitlah ujian pengganti, yaitu Asesmen Nasional (AN) atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Menurut Proktor ANBK MTsN 1 Kota Abd. Rahman Ma’ruf mengatakan bahwa ANBK berbeda dengan UN. Jika UN merupakan ujian kompetensi sekaligus pemeringkatan sekolah, Asesmen Nasional merupakan evaluasi input, proses, dan output pembelajaran melalui serangkaian tahapan tertentu.

Dengan demikian, hasil Asesmen Nasional diharapkan menjadi evaluasi perbaikan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah yang menyelenggarakannya. Tujuan Asesmen Nasional adalah untuk peningkatan hasil belajar siswa di masa mendatang, bukan pemeringkatan sekolah sebagaimana ujian nasional sebelumnya.

Saat dikonfirmasi perihal Peserta ANBK, Tomi sapaan Akrab Abd Rahman Ma’ruf menjelaskan ANBK akan ditujukan kepada sampel siswa dari masing-masing jenjang pendidikan, bukan keseluruhan siswa. Untuk jenjang SD, ANBK dilakukan kepada siswa kelas 5. Sementara itu, untuk jenjang SMP, ANBK diterapkan terhadap siswa kelas VIII.

“Untuk Pelaksanaannya sendiri dibagi menjadi dua sesi dengan menggunakan 2 ruangan. Setiap sesinya diberikan durasi sebanyak 90 menit. Adapun yang dilakukan oleh siswa adalah menjawab soal berupa Literasi Karakter dan Numersi survey lingkungan,” terangnya.

“Secara umum, ANBK merupakan bentuk penerapan ujian berbasis komputer dari Asesmen Nasional. Dengan demikian, soal-soal dalam Asesmen Nasional akan diberikan melalui media komputer. Sebagaimana namanya, ANBK dilakukan berbasis komputer, bukan dengan lembaran kertas,” tukasnya. (*hms)