Tour Dua Negara, Sejumlah Persiapan Pun Mulai Dilakukan

Tour Dua Negara, Sejumlah Persiapan Pun Mulai Dilakukan

Kota, (kemenag.go.id) – Setelah menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) Bersama Lembaga Kursus My Liberty, Kini Kelompok English Club melakukan perekaman data untuk pembuatan pasport kepada mereka yang akan melakukan tour pada dua negara, Senin (19/09/2022).

Pasport merupakan pengganti identitas diri ketika bepergian keluar negeri. Meskipun masih dibawah umur, seseorang tetap diwajibkan memiliki paspor sebagai syarat utama bepergian ke negara lain. Pernyataan tersebut disampaikan oleh salah satu Pendamping dari My Liberty, Moh. Kadafi saat ditemui oleh awak humas.

“Tidak hanya untuk berlibur, paspor untuk anak juga dibutuhkan jika anak akan bepergian keluar negeri baik bertujuan untuk sekolah dengan atau tanpa pendamping keluar negeri,”. tuturnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Anggita Dunggio salah satu guru sekaligus Pembina English Club mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan rangkaian dari penandatangan MoU kemarin perihal kegiatan touring dari anak didik English Club di dua negara yakni Malaysia dan Singapura dan kegiatan ini sudah merupakan program yang tertuang dalam Mou sebelumnya tersebut.

Jadwal tour ini diagendakan pada bulan November 2022 mendatang. Olehnya mulai dari sekarang prosesnya harus laksanakan. Pasalnya proses pembuatan passport sedikit memakan waktu yang cukup lama sehingganya hal tersebut persiapkan dari jauh sebelum pemberangkatan.

“Tak hanya siswa saja yang kami undang dalam pembuatan passport namun pihak orangtua pun kami undang, jika salah satu tidak bisa hadir, konsekuensinya, pihak yang tidak dapat hadir harus membuat surat kuasa yang mengkuasakan permohonan pasport anaknya kepada pihak yang hadir yang di tanda tangani diatas materai Rp.10.000,” tandasnya.(*hms)