Kepala MTsN 1 Kota Sampaikan Tiga Cara Bermuhasabah

Muhasabah dapat dimaknai dengan mengintrospeksi diri dan mengevaluasi kesalahan kesalahan yang telah diperbuat. Sebagai muslim yang baik, hendaknya menyesali perbuatan dosa yang pernah dilakukan dan berusaha memperbaikinya. Lalu bagaimana cara muhasabah diri?.

Kepala MTsN 1 Kota Sampaikan Tiga Cara Bermuhasabah
Kepala MTsN 1 Kota Gorontalo Karjianto saat mengisi acara Mutiara Islam di MTsn 1 Go Tv

Hal ini disampaikan Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo Karjianto saat mengisi acara Mutiara Islam edisi, Jum’at, (06/08/2021) di Studio pembelajaran MTsN 1 GOTV.

Menurut Karjianto ada tiga cara bermuhasabah yang dapat dilakukan yaitu pertama, Meluruskan Niat dan memantapkan hati. Ingat bahwa segala amal perbuatan tergantung pada niatnya. “Sebaiknya sebelum melakukan muhasabah diri, murnikanlah niat hanya untuk Allah SWT,” katanya.

Kedua, lanjut Karjianto sesali Dosa dan Laksanakan Sholat Taubat. Rasulullah SAW berbersabda bahwasanya, "Menyesal adalah taubat." (HR. Ibnu Majah). Menyesali perbuatan dosa yang pernah dilakukan adalah bentuk taubat. Dan sikap taubat merupakan bagian dari muhasabah diri.

Ketiga, Mulai Lakukan Perbuatan Baik. Setelah menyesali perbuatan dosa yang telah diperbuat, gantilah perbuatan dosa tersebut dengan kebaikan-kebaikan. Perbaiki hubungan dengan Allah, manusia, dan diri sendiri. Mintalah saran dan masukan dari orang lain sebagai ajang evaluasi. Lakukan saran positif yang bisa mengubah diri menjadi lebih baik.

Menutup penyampaian mutiara Islam Karjianto mengajak kepada pemirsa sahabat madrasah agar menjadikan muhasabah sebagai sarana dan momentum penting bagi umat Islam untuk memperbaiki diri agar menjadi lebih baik lagi.

“Muhasabah sejatinya mengajarkan kepada diri kita agar bisa lebih pandai dan cerdas dalam melihat apa yang telah dilakukan dan menyongsong masa depan yang lebih baik lagi. Semoga kita dapat menjadi peribadi yang lebih baik lagi,” pungkasnya.