Tim Robotik MTsN 1 Kota Presentasikan Hasil Karyanya di Hadapan Walikota Gorontalo

Saat mengunjungi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo, Senin (04/10/2021) kemarin, Walikota Gorontalo Marten Taha sempatkan diri melihat dan berdialog dengan para siswa tim robotik madrasah peraih juara harapan III tingkat nasional.

Tim Robotik MTsN 1 Kota Presentasikan Hasil Karyanya di Hadapan Walikota Gorontalo

“Kepada siswa MTsN 1 Kota, Nazwa Halid dan Nabila Darmawangsa saya ucapkan selamat dan terima kasih tak terhingga karena telah membawa nama harum bumi serambi Madinah (Gorontalo) di ajang nasional. Ini adalah bukti bahwa bukan hanya sekolah umum yang bisa dan mampu meraih prestasi yang gemilang pada event event nasional tetapi madrasah pun juga mampu membawa bersaing dan bisa mencatatkan nama Gorontalo pada skala tingkat nasional dalam kategori rancang bangun yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Kemenag RI,” ungkapnya sembari menyampaikan, tetap semangat dan berkarya para generasi muda bangsa. Sungguh sangat luar biasa. Sekali lagi selamat ya.

Sementara itu dihadapan Walikota Gorontalo, Kepala MTsN 1 Kota, Karjianto mengatakan, sejatinya MTsN 1 Kota Gorontalo sejak tahun 2019 hingga tahun 2021 ini seallu aktif mengirim utusannya dalam kegiatan baik pada kegiatan tngkat Kota, Provinsi maupun Nasional. Salah satunya pada ajang Madrasah Robotik Competition (MRC) ini. Dan dalam kurun 3 tahun terakhir ini juga MTsN 1 Kota berhasil meraih juara di tingkat nasional.

"Sejak tahun 2019 hingga 2021 ini kami selalu berkontribusi di ajang MRC dengan mengirim utusan dan alhamdulillah dalam kurun 3 tahun tersebut MTsN 1 Kota selalu berhasil meraih juara dan beberapa robot yang ada di madrasah ini adalah bukti nyata ciptaan dari para siswa MTsN 1 Kota, “ ujarnya.

“Dan sekedar pemeberitahuan kepada Walikota bersama tim, fitur fitur yang dimiliki oleh robot yang di beri nama Symovat, robot yang berfungsi seb sebagai pendeteksi tubuh dan robot security bagi maereka yang tidak memakai masker. Intinya robot ini robot pada masa pandemic Covid-19,” tambahnya.