Demi Peningkatan Mutu Belajar Siswa, MTsN 1 Kota Lakukan Simulasi Asesmen Nasional

Demi mendukung Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) Kemendikbud dalam melakukan simulasi Asesmen Nasional Tahun 2021, terkait pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah dan program keseteraan jenjang sekolah dasar dan menengah, Rabu (1/09/2021) beberapa hari kemarin, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo juga melaksankan Simulasi Asesmen Nasional Kepada 45 siswa madrasahnya.

Demi Peningkatan Mutu Belajar Siswa, MTsN 1 Kota Lakukan Simulasi Asesmen Nasional

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Laboratorium Komputer dan Multimedia ini mengambil sample kepada 45 siswa  yang saat ini duduk di kelas VIII. Untuk membagi peserta, panitia menggunakan dua ruangan yakni Laboratorium Komputer dan Multimedia, dan dibagi menjadi dua sesi dimulai pada pukul 7.30 Wita.

"Tahun depan, resmi diganti oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menjadi Asesmen Nasional. Tentu hal ini sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang didukung penuh oleh Presiden RI Joko Widodo," ungkapnya.

Sementara itu Karjianto selaku Kepala MTsN 1 Kota pun mengungkapkan hal yang sama, bahwa sejatinya Ujian Nasional tidak berlaku lagi dan diganti dengan Asesmen Nasional (AN).

Olehnya  dalam mendukung hal tersebut pihaknya menggelar simulaai yang telah dirancang tidak hanya sebagai pengganti ujian nasional dan ujian sekolah berstandar nasional, namun sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan. AKM juga merupakan langkah dari memerdekakan siswa dengan bebasnya peserta didik dari diskriminasi sistemik yang berdampak pada pembelajaran atau pemerolehan materi.

"Hasil AN itu bsia menunjukkan kepada guru, kepada sekolah, kepada pemda, dan kepada Kemdikbud juga nantinya, tentang apa yang penting untuk dijadikan tujuan pembelajaran, Nantinya, tidak semua murid juga perlu mengerjakan Asesmen Nasional. Kemendikbudristek akan memilih siswa secara acak agar adil dan representatif," pungkasnya.