Karjianto: Asesmen Nasional Bertujuan Untuk Mendorong Perbaikan Kualitas Pembelajaran

Demi mendorong Peningkatan mutu pembelajaran, khususnya pembelajaran yang ada di MAdrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo, Karjianto selaku Kepala MTsN 1 Kota meninjau langsung pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) di madrasah yang dipusatkan pada dua tempat yakni ruang Laboratorium Komputer dan Ruang Multimedia MTsN 1 Kota, Rabu (1/09/2021) beberapa hari kemarin.

Karjianto: Asesmen Nasional Bertujuan Untuk Mendorong Perbaikan Kualitas Pembelajaran

Saat ditemui oleh awak Humas disela sela kegiatannya, Kepala MTsN 1 Kota mengungkapkan Asesmen Nasional bertujuan untuk mendorong perbaikan kualitas pembelajaran di jenjang dasar dan menengah saja namun juga kepada seluruh lembaga pendidikan menengah atas.

Dan di madrasah sendiri kegiatan AN ini rencananya akan digelar selama dua hari mulai pada tanggal 1 sampai pada tanggal 2 September 2021. Dalam Asesmen ini para siswa yang mengikuti simulasi akan diberikan beberapa pertanyaan yang meliputi pilihan ganda tradisional, pilihan ganda kompleks, pilihan ganda lebih dari satu jawaban benar, serta esai singkat.

"Sesuai jadwal yang kami terima bahwa kegiatan asesmen ini dimulai pukul 07.30 dan akan berakhir pada pukul 16.30 Wita yang dimana dalam rentang waktu tersebut para siswa akan mengerjakan soal berupa latihan 10 menit kemudian kemudian dilanjutkan dengan Literasi Membaca selama 90 menit dan Survey karakter selama 30 menit," ujarnya.

Lanjut Karjianto menambahkan untuk pelaksanaan AN ini pihaknya membagi menjadi dua sesi dan menggunakan 2 ruangan. Adapun siswa yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 45 orang ditambah 5 cadangan dan ke 50 siswa dipilih secara acak dan siswa yamg memilih siswa ini bukan dari pihak madrasah akan tetapi langsung dari pihak penyelenggara dalam hal ini Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) Kemendikbud.

"Tidak semua murid juga perlu mengerjakan Asesmen Nasional. Kemendikbudristek akan memilih siswa secara acak agar adil dan representatif. Nanti akan ada daftar yang diberikan beserta peserta cadangannya untuk SMP dan SMA cukup 45 siswa plus 5 cadangan," tandasnya.

"Tidak ada penilian individu dalam penyelenggaraan Asesmen Nasional. Maka, para siswa,cukup mengerjakan dengan rileks dan tak perlu berusaha tampil lebih baik," pungkas pria yang sering disapa Karji tersebut.