Terkait Akurasi Data Emis 2022, MTsN 1 Kota di Survey Lembaga GeoInfo Sejahtera

Terkait Akurasi Data Emis 2022, MTsN 1 Kota di Survey Lembaga GeoInfo Sejahtera

Kota, (kemenag.go.id– Terkait dengan akurasi data Emis, Civitas Madrasah Tsanawiyayh Negeri (MTsN0 1 Kota Gorontalo mendapat kunjungan dari Alyumna salah satu tim dari PT. Geo Informasi Sejahtera, Kamis (01/09/2022) kemarin. Kedatangan tim tersebut disambut hangat oleh Kepala Madrasah Karjianto didampingi oleh Kaur Tata Usaha, Alfian Mitali, bertempat diruang kerja kepala madrasah.

Pada kesempatan itu Karjianto berharap semua data yang dibutuhkan kiranya lengkap. “Semoga data-data yang dibutuhkan dapat ditunjukkan lengkap oleh operator dan pihak tata usaha nanti,” ujar Kepala MTsN 1 Kota itu.

Menurut Karjianto, MTsN 1 Kota merupakan salah satu madrasah terpilih sebagai sampel kegiatan audit akurasi data Education Management Information System (EMIS). Audit ini bertujuan untuk mengukur kualitas data Pendidikan Islam yang dikelola melalui sistem pendataan EMIS.

“Adapun tujuan dari Survey ini adalah Memberikan informasi dan menyamakan persepsi tentang kegiatan survey audit akurasi data pendidikan Islam tahun 2022 serta Mengukur kualitas dan tingkat akurasi data EMIS 4.0. Kegiatan survey akan dilaksanakan di 33 Provinsi, 40 Kota/Kab, dan 800 lembaga yang tersebar di seluruh Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu  Alyumna salah satu tim dari PT. Geo Informasi Sejahtera mengatakan, dimana survey EMIS dilaksanakan ini berkaitan dengan berbagai data tentang kepegawaian, jumlah ASN laki-laki dan perempuan, jumlah guru bersertitikasi dan penulisan pada data per masing-masing guru, misal penulisan nama, memakai hurup besar semua atau hanya kapital di awal saja dan juga tentang jumlah siswa penerima PIP di teliti oleh tim. Audit ini bertujuan untuk mengukur kualitas data pendidikan islam yang dikelola melalui sistem pendataan EMIS.

“Alhamdulillah data-data yang kami lihat disini bisa dikatakan lengkap. Semuanya sudah ada,” tandas Alyumna.

Sebagai informasi bahwa kegiatan audit ini berlangsung kurang lebih selama 5 jam. Selama 5 jam tersebut, penyurvei mengecek data mulai dari pendataan acuan data emis 4.0, kekuatan sinyal internet, pengamatan buku induk, pengamatan gedung sekolah langsung, wawancara operator Emis, dan survei online kepala madrasah. (hms)