MTsN 1 Kota Utus Siswa dan Guru Ikuti Kegiatan Uji Keterbacaan Cerita Rakyat

Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan siswa dan guru. Hal ini untuk menguji keterbacaan certa rakyat Gorontalo. Kegiatan yang dilaksanakan di Maqna Hotel ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari guru dan siswa. Selasa (28/09/2021) kemarin dan dibuka langsung oleh Armiaty Rasyid selaku Kepala Kantor Bahasa Propinsi Gorontalo dan menghadirkan Herman Didipu selaku Narasumber, sedangkan yang bertindak sebagai penerjemah cerita adalah Karim Laiya

MTsN 1 Kota Utus Siswa dan Guru Ikuti Kegiatan Uji Keterbacaan Cerita Rakyat

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota sendiri mengutus 2 orang siswanya dan 1 orang guru. Dua orang siswa tersebut adalah Ikhwanuk Alif Yunus dan Siti Dwi Cahyani Tolinggi, sementara perwakilan dari para guru madrasah yakni Kasim Sude.

Usai Mengikuti kegiatan, kepada awak humas, Kasim sude menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengukur tingkat keterbacaan atau pemahaman siswa dalam cerita rakyat Gorontalo. Hal ini merupakan tes standar untuk mengukur kemahiran dalam berbahasa Gorontalo. Pengujian Keterbacaan dan Terjemahan Cerita Rakyat Gorontalo terdiri dari lima sesi, yaitu tes mendengarkan, merespon kaidah, membaca, menulis, dan berbicara.

"Uji Keterbacaan ini penting dilakukan, karena ketika satu naskah disampaikan ke publik atau masyarakat, naskah tersebut harus bermanfaat dan sesuai dengan tujuannya terutama naskah naskah yang berkaitan dengan pembelajaran atau pengujian,” ujarnya.

"Tujuannya untuk melihat keterbacaan pada kata/kalimat dalam cerita rakyat daerah gorontalo sehingga cerita rakyat daerah gorontalo ini bisa tersampaikan, bisa dipahami  dan dinikmati oleh kalangan pembaca, baik anak SD, SMP, SMA bahkan kalangan remaja dan dewasa," pungkasnya.