3 Siswa Milik MTsN 1 Kota Gorontalo Berlaga di KSM Tingkat Kota

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kota telah resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Misnawaty S Nuna. Minggu (22/08/2021). Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Kepala Seksi Bidang Pendidikan Madrasah pada Kantor Kemenag Kota, Irwan Latif dan Kepala Madrasah beserta Kaur Tata Usaha serta Kepala Seksi Bidang Kurikulum dan Evaluasi dari Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Masjrul Janto Usman selaku pengarah teknis.

3 Siswa Milik MTsN 1 Kota Gorontalo Berlaga di KSM Tingkat Kota

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota, Karjianto saat ditemui awak Humas disela sela kegiatan mengungkapkan pelaksanaan KSM tingkat Kota yang dipusatkan di MTsN 1 Kota, kini dimulai pada hari ini dan untuk MTsN 1 Kota sendiri mengutus 3 orang siswa yang masing masing mengikuti mata pelajaran IPA Matematika dan IPS. Ketiga siswa tersebut adalah Nasyitah Salsabila ikut pada mata pelajaran Matematika, Siti Dwi Cahyani Tolinggi mata pelajaran IPA dan Mohamad Razky Ibrahim pada mata pelajaran IPS.

Lanjut Karjianto menjelaskan ketiga siswa ini sebelumnya telah melalui penjaringan di tingkat satuan Pendidikan yang telah dilaksanakan Pada bulan juni kemarin. Yang kemudian memilih 3 peserta terbaik untuk mengikuti KSM tingkat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan pada hari ini. Dan besar harapan ketiga anak didik madrasah bisa lolos maju untuk kembali berkompetisi di tingkat Provinsi nanti.

"Karena ujiannya sistim online full maka kami tidak bisa masuk kedalam ruang ujian, sehingga kami hanya bisa memberikan dukungan dan doa kepada ketiga peserta hanya diawal kegiatan sesaat sebelum dimulainya ujian, dan menariknya kegiatan tahun ini selain ada pengawas ujian, para peserta juga diawasi dengan kamera pengawas yang langsung dipantau dari panitia pusat dan jika kedapatan mendapat bantuan dari orang lain maka dengan secara langsung peserta tersebut akan didiskualifikasi," ungkap Karjianto.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kakankemenag Kota Misnawaty S Nuna saat membuka kegiatan bahwa sebagai siswa madrasah yang merupakan siswa yang memiliki akhlakul karimah serta budi pekerti yang baik, tentunya bisa melewati Lomba ini dengan baik walau tak diawasi oleh pengawas Ujian.

“Karena ini merupakan SOP pelaksanaan KSM maka panitia harus mewajibkan ada pengawas ujian dalam ruangan ujian bahkan ditambah dengan kamera pengawas yang selalu mengawasi gerak gerik para peserta ujian sebab ujian dilaksanakan secara online.